Bupati OI Menggunakan Narkoba Sejak Remaja

AW Noviadi, Bupati OI - Foto: Antara

AW Noviadi, Bupati OI – Foto: Antara

PALUGADANEWS.COM, PALEMBANG — Bupati Ogan IlirĀ  Ahmad Wazir Nofiadi yang sudah berstatus tersangka pengguna narkoba diperkirakan sudah menjadi pemakai sejak usia remaja. Hal itu dikatakan Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Budi Waseso.

“Dari hasil tes darah dan rambutnya diketahui bahwa bupati ini sudah lama jadi pemakai, yang pasti sebelum jadi bupati karena sudah terbentuk di sel rambut. Kuat dugaan malah dari remaja,” kata Budi Waseso di Palembang, Senin (28/3).

Lantaran sudah menjadi pemakai akut, Buwas menceritakan bahwa Ofi, panggilan akrab Ahmad Wazir Nofiadi sempat sakau saat menjadi tahanan BNN di Jakarta.
Putra mantan Bupati OI Mawardi Yahya ini sudah bertingkah tidak waras karena asupan sabu-sabu yang biasa diperoleh dari bandar sudah tidak bisa diterima lagi.

“Saya lihat Ofi mondar-mandir, setiap orang disalami. Tingkat kecemasannya tinggi. Saya pikir, ini orang sudah sakau, jika tidak direhabilitasi bisa mati,” ucapnya.

Karena itu, BNN kemudian menitipkan Ofi ke Balai Beda Rehabilitasi Narkoba di Lido, Jawa Barat dengan masa sekitar enam bulan. Dalam proses rehabilitasi itu, bupati yang sudah ditetapkan menjadi tersangka ini mengalami proses detokfikasi dan pembinaan mental.

“Zat terlarang sudah terlalu banyak didalam tubuhnya jadi perlu dibersihkan dengan cara didetok. Namun perlu dicatat, meski direhab, proses hukum tetap berjalan dan saat ini polisi sedang mengembangkan kasus,” tutur Buwas.

BNN menetapkan Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Nofiadi Mawardi sebagai tersangka setelah hasil tes urine menyatakan bahwa kepala daerah yang baru dilantik pada 17 Februari 2016 itu positif mengandung methamphetamine.

Ofi (27) ditangkap di kediaman orang tuanya Mawardi Yahya yakni mantan Bupati OI di Jalan Musyawarah, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang, bersama beberapa rekannga yang juga masuk jaringan pengedar setelah BNN mengembangkan kasus tertangkapnya kurir asal Jakarta dan Ogan Ilir.

Sumber: Antara

 

 

BERITA LAINNYA:

Ibu Hamil Dapatkan PKH Rp1,2 Juta
Pemerintah Pangkas APBN-P, Keuangan Daerah Terancam
Awal April Harga BBM Turun
Alex Noerdin: Sumsel Penyerap APBN Terbesar
Dana Desa Tahap Pertama Cair April 2016
Revisi UU Minerba Masuk Prolegnas 2016