Dugaan Suap Penerimaan CPNS, Kepala BKD Ogan Ilir Ditahan

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

PALUGADANEWS.COM, PALEMBANG — Setelah heboh kasus penahanan Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Noviadi karena terjerat kasus narkoba, kini Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ogan Ilir Darjis AL (56), ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan atas dugaan menerima suap dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Darjis langsung ditahan penyidik Kejati Sumsel di Rutan Klas I Pakjo Palembang, Rabu, setelah menjalani pemeriksaan selama empat jam sebagai tersangka. Darjis ditetapkan menjadi tersangka dengan tuduhan menerima suap dalam penerimaan CPNS Kabupaten Ogan Ilir tahun 2013 lalu.

Uang suap yang diberikan dalam penerimaan CPNS di Ogan Ilir ini bervariasi sesuai dengan kesepakatan sehingga diperkirakan telah berjumlah miliaran rupiah.

“Kejati telah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan saksi baik korban maupun pegawai BKD Ogan Ilir,” kata Kasi Penyidik Pidana Khusus Kejati Sumsel M Ali Akbar, Rabu (31/3).

Proses penyelidikan terkait kasus suap ini mulai dilakukan pada akhir 2015 lalu. Setelah menjalani pemeriksaan sebanyak tiga kali, akhirnya Darjis ditetapkan sebagai tersangka.

“Sebagai penyidik, jaksa berhak menahan apalagi jika ada kekhawatiran bahwa tersangka akan menghilangkan barang bukti dan melarikan diri. Penahanan ini selama 20 hari sembari jaksa melengkapi berkas penuntutan,” kata dia.

Modus yang digunakan tersangka menjanjikan menjadi CPNS di Kabupaten Ogan Ilir. “Korban menyerahkan sejumlah uang karena sudah diiming-imingi menjadi CPNS,” jelas Ali.

Tersangka terancam dijerat Pasal 12 huruf a dan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sumber : Antara

 

BERITA LAINNYA:

Presiden Minta Mendagri Hapus 3000 Perda Bermasalah
Hari Ini Harga BBM Nonsubsidi Turun
Ganja Sintetik dari Cina Beredar di Mahasiswa
Bupati OI Menggunakan Narkoba Sejak Remaja
Ibu Hamil Dapatkan PKH Rp1,2 Juta