Wakil Bupati Diangkat Jadi Plt Bupati OI

Foto: Alex Noerdin

Foto: Alex Noerdin

PALUGADANEWS.COM, PALEMBANG — Setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam kasus penyalahgunaan narkotika, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo akhirnya memberhentikan secara resmi Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI), Achmad Wazir Nofiadi.  Mendagri kemudian menunjuk Wakil Bupati OI Ilyas Pandji Alam menjadi pelaksana tugas (Plt) bupati.

Gubernur Sumatera Selatan  Alex Noerdin,  menyerahkan langsung surat keputusan (SK) penunjukan Wakil Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam sebagai Pelaksana Tugas Bupati OI di  Graha Bina Praja Kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (21/3).

Menurut Alex, kejadian di Kabupaten OI harus menjadi contoh seluruh pemerintah daerah di Sumatera Selatan, baik para pegawai negeri sipil di provinsi, kabupaten dan kota  juga para bupati, wali kota dan jajarannya. Ini contoh yang tidak baik, contoh yang harus dihindari.

“Saya melantik tanggal 17 Februari 2016 belum satu bulan sudah ada kejadian ini,” kata Alex. Alex mengakui, penyerahan SK Ilyas Panji Alam sebagai Plt Bupati OI, dilakukan mendadak.

“Ini harus secepat mungkin dilakukan agar roda pemerintahan Kabupaten Ogan Ilir berjalan dengan baik. Mulai hari ini Ilyas Panji bertugas menjadi Pelaksana Tugas Bupati Ogan Ilir dengan dibantu seluruh SKPD,” katanya.

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek rumah pribadi Bupati Ogan Ilir (OI) AW Nofiadi Mawardi di Jalan Musyawarah III, Kelurahan Karanganyar Gandus, Minggu (13/3/2015) lalu.  Nofiadi ditangkap atas dugaan kepemilikan dan pemakaian narkoba jenis sabu.

Setelah melewati rangkaian pemeriksaaan, BNN akhirnya menetapkan bupati termuda ini sebagai tersangka. Selain Nofiadi, BNN juga menetapkan dua terperiksa lain sebagai tersangka dengan inisial ICN dan MU. Atas perbuatannya tersebut, ketiganya dikenakan Pasal 112 dan 127 UU Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.