PPATK Temukan Transaksi Mencurigakan di Rekening La Nyalla

La Nyalla (Foto; iigo,info)

La Nyalla (Foto: iigo.info)

PALUGADANEWS.COM, JAKARTA — Jaksa Agung mendapatkan informasi dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tentang transaksi keuangan yang mencurigakan di rekening milik Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Mattalitti.

“Ada aliran-aliran dana yang ditemukan dan disampaikan pada kita yang masuk ke rekening La Nyalla pada istri dan anak,” kata Prasetyo di Kejaksaan Agung, seperti dikutip dari laman metrotvnews.com, Kamis (2/6/2016).

Menurut Prasetyo belum diketahui dari mana uang tersebut berasal. Kejagung akan mendalami asal usul aliran dana tersebut karena terkait dengan kasus yang sedang mereka proses.

“Jumlah uangnya pun besar sekali,” kata Prasetyo.

Menurut Prasetyo, boleh saja La Nyalla memiliki uang sebanyak-banyaknya. Namun dia harus mampu menjelaskan dari mana uang tersebut berasal, karena yang bersangkutan sedang menghadapi proses hukum.

“Boleh saja dia punya uang sebanyak-banyaknya, tapi dia harus bisa menjelaskan dari mana uangnya itu, karena yang bersangkutan sedang menghadapi proses hukum. Bagi saya banyak sekali,” ujar Prasetyo.

Sejak awal kata Prasetyo, Kejagung telah mengendus aliran dana besar yang mencurigakan ke rekening La Nyalla. Namun Kejagung belum memiliki cukup bukti untuk menindaknya.

Ketua PSSI non aktif itu ditetapkan Kejaksaan Agung sebagai tersangka dugaan korupsi dana hibah periode 2011-2012 dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dia diduga membeli saham perdana (Initial Public Offering) Bank Jatim pada 2012. La Nyalla saat ini sudah mendekam di Rumah Tahanan Salemba.

 

 

Berita Lain:

Waspada Biro Penyelenggara Umrah Ilegal
Dua PNS Muara Enim Ditangkap Karena Narkoba
Bupati Muara Enim Akan Pecat PNS Terlibat Narkoba
Polres Muara Enim Terbanyak Tangani Kasus Senjata Api
BNN Temukan 5 Pejabat Pemkab Ogan Ilir Terindikasi Narkoba
Dugaan Suap Penerimaan CPNS, Kepala BKD Ogan Ilir Ditahan
Ganja Sintetik dari Cina Beredar di Mahasiswa
Bupati OI Menggunakan Narkoba Sejak Remaja