Kasus Mantan Bupati OI Dilimpahkan Ke Kejari Palembang

AW Noviadi, Bupati OI - Foto: Antara

AW Noviadi, Bupati OI – Foto: Antara

PALUGADANEWS.COM, PALEMBANG — Kasus mantan Bupati Ogan Ilir (OI), Ahmad Wazir Nofiadi, akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang.

“Saya ada proses hukum dan sebagai warga negara yang baik, ya saya jalani,” kata Nofiandi, kepada wartawan yang menjegatnya di pintu utama gedung Kejari, seperi dilansir dari Antara, Rabu (11/08/2016).

Nofiadi direncanakan akan menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Palembang.

Nofiandi ditangkap di kediaman orang tuanya Mawardi Yahya yakni mantan Bupati OI di Jalan Musyawarah, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang, bersama beberapa rekannya yang juga masuk jaringan pengedar setelah BNN mengembangkan kasus tertangkapnya kurir asal Jakarta dan Ogan Ilir.

BNN menetapkan Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Nofiadi Mawardi sebagai tersangka setelah hasil tes urine menyatakan bahwa kepala daerah yang baru dilantik pada 17 Februari 2016 itu positif mengandung methamphetamine.

Berdasarkan hasil penyidikan diputuskan tiga terrsangka lain, yaitu Ahmad Wazir Nofiadi, Faizal Roche, dan Murdani yang dijerat dengan dakwaan primer pasal 112 ayat (1) dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara, dan dakwaan sekunder pasal 127 ayat (1) huruf a UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

 

BERITA TERKAIT:

Polisi Gagalkan Peredaran 1,2 Kg Sabu-Sabu Siap Edar di Palembang
Bupati OI Menggunakan Narkoba Sejak Remaja
Bupati OI Gugat Mendagri ke PTUN
Pemberhentian Bupati Empat Lawang dan Musi Banyuasin, Tunggu SK Mendagri
Bupati Muara Enim Akan Pecat PNS Terlibat Narkoba
Dua PNS Muara Enim Ditangkap Karena Narkoba