Hari Ini KPK Periksa Seluruh Tersangka Suap Banyuasin

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian

PALUGADANEWS.COM, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini menjadwalkan pemeriksa enam tersangka kasus suap proyek pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin.

KPK tengah mendalami dugaan peran masing-masing dari para tersangka dan sejumlah tindak koruspi yang pernah dilakukan Yan Anton.

Para tersangka yang diperiksa yaitu Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdinan, Direktur CV Putra Pratama Zulfikar Muhrrami, Kepala Dinas Pendidikan Banyuasin Umar Usman, Kepala Seksi Pengembangan dan Pembangunan Disdik Banyuasin Sutaryo, Kepala Sub Bagian Kepala Rumah Tangga Bagian Umum Sekretariat Daerah Banyuasin Rustami dan swasta bernama Kirman.

BERITA TERKAIT:

Sekilas Tentang Bupati Yan Anton Ferdian
KPK; Bupati Banyuasin Janjikan Proyek di Dinas Pendidikan Kepada Pengusaha
Inilah Daftar Pejabat Sumsel Yang Pernah Ditangkap KPK
Bupati Banyuasin Ditangkap KPK

KPK juga telah menyita motor Harley Davidson dan motor Ducati milik Yan Anton dari hasil penggeledahan di rumah Dinas Bupati Banyuasin.

Yan Anton telah tiba di Kantor KPK sekitar pukul 09.30 WIB. Menggenakan rompi tahanan warna orange, dia sama sekali tak berkomentar saat ditanya oleh wartawan.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian, Minggu (4/09/2016).

Yan Anton langsung dicokok tim KPK dalam sebuah operasi tangkap tangan di kediamannya, Jalan Lingkar Nomor 1 Kompleks Perumahan Pemerintah Kabupaten Banyuasin sekitar pukul 13.30 WIB, Saat sedang mengikuti acara hajatan keberangkatan ibadah haji.

Yan Anton diduga menerima suap untuk memuluskan sebuah perizinan. KPK mengamankan sejumlah uang dari tangan Yan Anton. Uang tersebut diduga suap dari seorang pengusaha untuk pengurusan izin usaha.