Sekilas Tentang Bupati Yan Anton Ferdian

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian (Foto: Pemkab Banyuasin)

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian

PALUGADANEWS.COM, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian, Minggu (4/09/2016).

Yan langsung dicokok tim KPK dalam sebuah operasi tangkap tangan di kediamannya,  Kompleks Perumahan Pemerintah Kabupaten Banyuasin sekitar pukul 13.30 WIB, Saat sedang mengikuti acara hajatan keberangkatan ibadah haji.

Dia diduga menerima suap untuk memuluskan sebuah perizinan. KPK mengamankan sejumlah uang dari tangan Yan Anton.  Uang tersebut diduga suap dari seorang pengusaha untuk pengurusan izin usaha.

Yan Anton Ferdian lahir di Bandar Lampung 2 Januari 1984. Pada 2013 di usia 29 tahun, alumni Fakultas Hukum Unsri ini  dilantik menjadi Bupati Banyuasin,  bupati termuda, menggantikan ayahnya Amiruddin Inoed.

Ia berhasil memenangkan pilkada bersama pasangannya SA Supriono, saat itu ia didukung partai Golkar, PKS, Demokrat, dan beberapa partai pendukung lainnya.

Banyuasin sendiri merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Rosihan Arsyad, Gubernur Sumsel pada waktu itu menunjuk ayah Yan, Amiruddin Inoed, sebagai pelaksana tugas bupati.

Selama 12 tahun, Amiruddin Inoed menjadi bupati Banyuasin setelah terpilih oleh DPRD dan terpilih kembali pada pemilihan langsung.

Sebelum menjadi Bupati Banyuasin, Yan yang juga pernah menjadi Ketua DPD Partai Golkar Banyuasin ini merupakan anggota DPRD Sumsel periode periode 2009-2014.

Pada Maret 2016 lalu Yan sempat diperiksa Kejaksaan Agung terkait kasus dana aspirasi bantuan sosial tahun 2013 yang melibatkan dirinya bersama 62 orang mantan anggota DPRD Sumsel.

Kasus tersebut masih bergulir, Kejagung telah menetapkan dua tersangka, Kepala BPKAD Sumsel Laonma Tobing dan Mantan Kepala Kesbangpol Sumsel Ikhwanuddin.

Hari ini 6 September 2016, harusnya ia dan istrinya Vinita Citra Karini, berangkat menunaikan ibadah haji.  Namun apa hendak dikata, KPK keburu menangkapnya pada 4 September lalu. Kini ia harus berurusan dengan hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatan yang dituduhkan kepadanya.

 

 

BERITA TERKAIT:

KPK; Bupati Banyuasin Janjikan Proyek di Dinas Pendidikan Kepada Pengusaha
Inilah Daftar Pejabat Sumsel Yang Pernah Ditangkap KPK
Bupati Banyuasin Ditangkap KPK
KPK Tetapkan Gubernur Sultra Jadi Tersangka Kasus Izin Tambang
Kejakgung Periksa 48 mantan anggota DPRD Sumsel Terkait Kasus Dana Hibah
Kasus Mantan Bupati OI Dilimpahkan Ke Kejari Palembang