6.707 Napi Dapat Remisi Hari Natal

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

PALUGADANEWS.COM, JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memberikan remisi khusus Natal 2016 kepada 6.707 narapidana yang beragama Nasrani, di Hari Natal, Minggu, (25/12/2016).

Melalui siaran pers  yang diterima wartawan, Minggu (25/12/2016), Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly,  menyebutkan, dari 6.707 narapidana sebanyak 6.628 orang mendapat remisi khusus sebagian atau RK I dan 79 mendapatkan remisi khusus II atau remisi langsung bebas.

Yasonna mengatakan, remisi di hari raya Natal hendaknya tidak hanya dianggap sebagai pengurangan masa pidana semata, tapi juga dipandang sebagai perenungan diri.

BERITA LAINNYA:

“Selama menjalani pidana jangan diasumsikan sebagai suatu derita semata, melainkan sikap retrospeksi  dan instrospeksi diri untuk kembali ke jalan keimanan dan kebenaran,” kata Yasonna.

Pemberian remisi, kata dia, merupakan hak narapidana sebagaimana yang telah ditentukan diatur dalam undang-undang. Narapidana yang mendapatkan remisi khusus adalah mereka yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sesuai ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku.

Di antaranya telah berstatus sebagai narapidana minimal enam bulan pidana penjara, tidak melakukan pelanggaran selama menjalani pidana, serta aktif mengikuti program dan kegiatan pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

Berdasarkan data smslap.ditjenpas.go.id per tanggal 21 Desember 2016 jumlah warga binaan yang menghuni lapas dan rutan di seluruh Indonesia mencapai 203.808 orang terdiri dari tahanan berjumlah 65.390 orang dan narapidana berjumlah 138.418 orang. Jumlah itu melebih kapasitas lapas yang diperuntukan bagi 118.952 orang.