Polres Muara Enim dan PT MHP Kerja Sama Hadapi Karhutla

Wakapolres Muara Enim Kompol M. Aidil menerima bantuan alat pencegah karhutla dari PT MHP, Rabu (25/1/2017).

Wakapolres Muara Enim Kompol M. Aidil menerima bantuan alat pencegah karhutla dari PT MHP, Rabu (25/1/2017).

PALUGADANEWS.COM, MUARA ENIM — Menjelang musim kemarau, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi permasalahan yang serius. Selain penanganan, pencegahan karhutla sangat penting dengan melibatkan kerjsama semua pihak.

Untuk mengintensifkan kerja sama ini, Polres Muara Enim dan PT Musi Hutan Persada (PT MHP) telah berkomitmen menghadapi ancaman api baik di hutan maupun perkebunan.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah memberikan bantuan alat pemadam kebakaran ringan dari PT MHP yang akan dibagikan ke wilayah Polsek di Kabupaten Muara Enim yang dinilai rawan kebakaran hutan dan lahan. Bantuan tersebut berupa 10 unit handspryer, 15 buah Gepyok dan 15 buah Garu.

BERITA LAINNYA:

Wakpolres Muara Enim, Kompol M Adil yang didampingi Kasubag Humas AKP Arsyad, mengatakan bantuan yang diberikan ini nantinya akan dimanfaatkan Polsek-Polsek dan petugas patroli dalam rangka mengantisipasi kebakaran hutan di wilayah Muara Enim dan PALI.

“Bantuan ini akan kita maksimalkan penggunaanya untuk mengatasi kebakaran hutan ringan supaya tidak meluas dan membahayakan. Tetapi jika tidak bisa diantisipasi dengan alat ini, kita akan kordinasi dengan stakeholder lainnya dan juga perusahaan,” ujar Aidil usai menerima bantuan di Polres Muara Enim.

Menurut Kapolres, alat ini digunakan untuk pencegahan dini. Selain itu pihaknya juga melalukan penyuluhan kepada masyarakat.

“Pencegahan adalah langkah pertama yang harus dilakukan dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Ini menjadi perhatian kita,” ujar dia.

Sementara itu, General Manager Fire Protection PT MHP Agung Setyabudi mengatakan, bantuan ini merupakan salah satu komitmen perusahaan membantu pencegahan terjadinya karhutla.

“Ini bentuk kepedulian perusahaan dalam mencegah kebakaran hutan sejak dini,” terang Agung.

Selain memberikan bantuan, PT MHP lanjut Agung juga memberikan pelatihan kepada anggota khusus pengendalian kebakaran dari perusahaan, karyawan dan masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api.

Pencegahan kebakaran hutan, tambah Agung, tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, tapi masif bersama seluruh stakeholder karena karhutla ini merupakan tanggung jawab bersama.