Camat dan Kadin Mangkir Rapat, Bupati Geram

Rapat

Suasan rapat RKPD Pemkab Muara Enim 2018, Kamis (2/3/2017).

MUARA ENIM – Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar geram merasa disepelekan bawahannya. Kegeraman Muzakir disebabkan ketidakhadiran beberapa orang camat dan kepala dinas di lingkungan Pemkab Muara Enim dalam rapat Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Muara Enim Tahun 2018, Kamis (2/3/2017).

Ketidakhadiran beberapa camat dan kepala dinas tersebut dinilainya telah menyepelekan dan tidak menghargai undangan yang ditandatangani dirinya selaku bupati.

Bahkan untuk memastikan bawahannya hadir dalam rapat, sebelum rapat dimulai Muzakir mengabsen satu persatu peserta yang hadir.

Adapun camat yang mengabaikan undangan rapat itu yakni Camat Gelumbang, Lembak, Gunung Megang dan Belimbing. Karena ketidakhadirannya dalam rapat RKPD tersebut mereka mengutus stafnya.

BERITA LAINNYA:

“Rapat ini membahas hal penting, tapi masih banyak SKPD kurang peka, saya tekankan kepada sekda untuk mencatat dan mengevaluasi seluruh yang tidak hadir,” tegas Muzakir.

Seharusnya seluruh SKPD khususnya camat tak menganggap remeh panggilan rapat bersama, ditegaskan Muzakir, karena rapat ini membahas hasil musrenbang desa dan kecamatan.

“SKPD yang tak mengikuti dari awal rapat, kalau ada kendala resiko saat program tengah berjalan ya tanggung sendiri,” tegasnya.

Bupati mengharapkan RKPD Muara Enim 2018 benar-benar menghasilkan program berkualitas berdasarkan aspirasi masyarakat dari  rangkaian musrenbang di seluruh desa dan kecamatan di Kabupaten Muara Enim.

“Untuk mewujudkan itu semua dibutuhkan kordinasi antar SKPD dan harus dihadiri semua SKPD,” jelas Muzakir.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Muara Enim, Hasanuddin, kecewa dengan beberapa SKPD yang tidak peduli dengan undangan rapat dari Bupati.

“Seluruh camat dan kepala dinas yang tidak hadir di forum akan dimintai keterangan dan akan dievaluasi,” tegas Hasanuddin.

Menghadiri rapat RKPD sangat penting, lanjut Hasanuddin, tujuannya agar seluruh program yang dijalankan SKPD memiliki prioritas dan memenuhi aspirasi hasil musrenbang desa, kelurahan dan kecamatan.