Musrenbang Kabupaten Muara Enim Titik Beratkan pada Pengembangan Ekonomi Lokal

 

Bupati Muara Enim  Muzakir Sai Sohar, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Muara Enim tahun 2017 di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu, Selasa (14/3/2017).

PALUGADANEWS.COM, MUARA ENIM —  Bupati Muara Enim  Muzakir Sai Sohar, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)  Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Muara Enim tahun 2017 di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu, Selasa (14/3/2017).

Musrenbang Kabupaten Muara Enim 2017) menitikberatkan pada Pengembangan Ekonomi Lokal untuk Kesejateraan Rakyat dengan  10 prioritas pembangunan 2018 yaitu, penanggulangan kemiskinan dan pembangunan perdesaan dengan persentase sebesar 16 persen, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan permukiman sebesar 35 persen.

BERITA LAINNYA

Kemudian penguatan ketahanan pangan dan UMKMK sebesar 15 persen, selanjutnya pemantapan reformasi birokrasi 12 persen,  peningkatan infrastruktur dasar sebesar 19 persen, pengelolaan lingkungan hidup serta penanggulangan bencana sebesar 3 persen.

Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar mengatakan bahwa semua usulan program 2018 telah dibahas dalam melalui musrenbang kecamatan dan reses anggota dewan yang menjadi bahan penyempurnaan RKPD Kabupaten Muara Enim 2018.

Selanjutnya, kata dia,  semua usulan akan dibahas kembali oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Muara Enim dengan mempertimbangkan prioritas pembangunan dan kemampuan keuangan daerah.

“Keluaran dari Musrenbang RKPD tahun 2017 ini semoga menjadi kesepakatan tentang rumusan yang menjadi masukan dalam rangka pemutakhiran rancangan RKPD tahun 2018 dan rancangan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah tahun 2018,” harap Bupati.

Program prioritas, lanjut Muzakir, yang memerlukan sinkronisasi, koordinasi dan konsultasi dengan Pemprov Sumsel, agar dapat diselaraskan dengan arah kebijakan perangkat daerah Pemprov Sumsel dan kementerian/lembaga sesuai kewenangan masing-masing sebelum pelaksanaan musrenbang nasional.

“Saya minta penyusunan anggaran program prioritas 2018 yang akan dantang dilakukan dengan profesional dan sesuai dengan anggaran yang tersedia,” pinta Muzakir.