Polisi Tangkap Residivis Tukang Palak Sopir

Alfin Yulizun, tersangka kasus pemalakan yang sering meresahkan sopir di kawasan Kecamatan Belimbing.

PALUGADANEWS.COM, MUARA ENIM — Jajaran Reskrim Polsek Gunung Megang menangkap seorang residivis pelaku pemalakan, yang sering meresahkan para sopir di kawasan Kecamatan Belimbing.

Tersangka, Alfin Yulizun (23), warga Desa Cinta Kasih, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim, ditangkap di rumahnya sesaat setelah melakukan pemalakan terhadap Haryadi (49), seorang supir angkutan benih sayur-mayur, Senin (20/3/2017) .

Kapolres Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Biladi Ostin mengatakan, penangkapan tersangka merupakan tindak lanjut dari laporan korban ke pihak kepolisian.

BERITA LAINNYA:

  • Diduga dendam, Mahartoni Tusuk Tetangga Hingga Tewas
  • Tabrak Mobil Kapolsek, Dua Pengedar Sabu Ditangkap
  • Warga Temukan Mayat Bayi Di Gorong-Gorong
  • Jasad Janda Bunuh Diri di Sungai Enim Berhasil Ditemukan
  • Tak Direstui Menikah Lagi, Janda Bunuh Diri Loncat dari Jembatan

“Tersangka mengejar dan memberhentikan mobil korban menggunakan sepeda motor. Lalu memaksa korban menyerahkan uang tiga ratus ribu rupiah dengan ancaman jika tidak diberi maka akan melakukan terjadi tindakan kekerasan terhadap korban,” kata Biladi, Selasa (21/3/2017).

Korban yang ketakutan pun lalu memberikan uangnya kepada pelaku. Setelah menerima uang tersebut tersangka langsung pergi ke arah Desa Cinta kasih. Korban akhirnya melapore Polsek Gunung Megang.

Setelah mendapat laporan, lanjut dia, petugas langsung diterjunkan untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, pelaku pun berhasil diringkus ketika berada di rumahnya beberapa jam setelah aksi pemalakan yang dilakukannya.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion wrn putih tanpa plat nomor polisi  dan uang sebesar Rp.121.000,- sisa hasil kejahatan pelaku.

“Saat ini pelaku dan barang bukti sudah dibawa kepolsek Gunung Megang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Biladi.