Unik, Pemilihan Ketua RW Rasa Pilkada

Warga antusias melakukan pencoblosan di bilik suara pada pemilihan RW 06, Keluarahan Muara Enim, Selasa (28/3/2017). Pemilihan Ketua RW ini digelar layaknya Pilkada.

PALUGADANEWS.COM, MUAR AENIM — Suasana nampak semarak di Kelurahan Muara Enim, Selasa (28/3/2017). Sejak pagi, warga telah berbondong ke lokasi tempat pemungutan suara untuk menyalurkan aspirasinya.

Warga RW 06 , Kelurahan Muara Enim ini menggelar pemilihan Rukun Warga (RW). Namun, tata cara yang digelar layaknya pemilihan kepala daerah.

Satu-satu pemilih yang datang memilih mengambil lembar surat suara ke ruang pencoblosan sederhana terbuat dari kardus, dan memasukkan surat suara ke kotak suara dari  boks plastik.

Walaupun pelaksanaan pemilihan tersebut berlangsung sederhana, namun warga sekitar cukup antusias melakukan pencoblosan.

BERITA LAINNYA:

Pemilihan ketua RW ini diikuti empat calon yaitu nomor urut pertama  Harun, nomor urut kedua Firmansyah, nomor urut tiga Zilfasihi Rifqi dan  nomor urut empat 4 Harianto.

Ketua panitia pemilihan, Fahriansyah mengatakan, pemilihan ketua RW sengaja dibuat seperti Pilkada agar menarik minat warga untuk datang memilih dengan dana swadaya dari warga.

Dikatakan dia, panita menyediakan sebanyak 800 surat suara sesuai dengan jumlah warga RT 1, 2, dan 3 di Kelurahan Muara Enim.

“Ada  800-an mata pilih dari 360 kepala keluarga yang ada,” kata Fahriansyah.

Agar  mirip dengan pelaksanaan pilkada, lanjut dia, panitia juga membuat peraturan mengenai tata cara dan waktu pencoblosan. Surat suara yang dipilih akan sah bila terdapat satu tanda coblosan.

“Waktu pencoblosan hanya berlangsung selama 5 jam, dari pukul 8:00 WIB – 12:00 WIB. Lewat dari batas waktu itu, pemilih yang datang untuk mencoblos akan ditolak panitia,” terangnya.

Sementara Lurah Muara Enim, Zohaludin, mengatakan pemilihan ketua RW di Kelurahan Muara Enim ini  dilakukan seiring dengan habisnya masa jabatan RW Kelurahan Muara Enim per 31 Maret 2017 mendatang.

Menurut Zohaluddin pemilihan tersebut menjadi media pendidikan demokrasi bagi warga.

“Ini salah satu bukti bahwa masyarakat di sini sudah dewasa dalam berpolitik. Mereka antusias mengikuti pemilihan ketua RW ini,” ujarnya.

Dia memastikan semua proses pemilihan mulai tahap penjaringan, pemilihan hingga dilakukan penetapan, semua berjalan aman dan lancar dan tidak ada sedikitpun potensi gesekan antar warga.

Selain itu, untuk menjaga suasana proses pemilihan, warga juga bekerjasama dengan pihak kepolisian Bhabinkamtibnas Polres Muara Enim.

“Alhamdulilah prosesnya berlangsung aman, tentunya siapapun yang terpilih harus siap memberikan dukungan demi lancarnya pemerintahan dan pembangunan khususnya di kelurahan Muara Enim selama menjabat 4 tahun ke depan,” pungkasnya.