Wakil Gubernur Sumsel Buka Sosialisasi GT-PPTPO

Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ishak Mekki memberikan sambutan sosialisasi Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT-PPTPO) di Gedung Keseniaan Putri Dayang Merindu, Muara Enim Rabu, (12/04/2017).

PALUGADANEWS.COM, MUARA ENIM — Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ishak Mekki membuka sosialisasi Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT-PPTPO) di Gedung Keseniaan Putri Dayang Merindu, Muara Enim Rabu, (12/04/2017).

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar, Wakil Bupati Nurul Aman, Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan, FKPD, dan SKPD di lingkup Pemkab Muara Enim.

Wagub Ishak Mekki yang juga Ketua Gugus Tegas Pencegahan dan Penangan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT-PPTPO) Provinsi Sumsel dalam sambutannya mengatakan, perdagangan orang dan tindak kekerasan pada perempuan dan anak disebabkan karena kurangnya pendidikan, lapangan kerja sehingga dengan mudah dirayu pelaku kejahatan tersebut melakukan aksinya.

BERITA LAINNYA:

Diungkapkannya, saat ini di Sumsel kasus yang menimpa kekerasan yang dialami perempuan dan anak pada 2015 terdapat 7 kasus, 2016 terdapat 5 kasus, dan 2017 terdapat 1 kasus.

“Data tersebut merupakan yang melapor ke GT-PPTPO, namun saya yakin masih banyak korban yang yang tidak melapor sehingga tidak dapat terdeksi oleh kita,” ujarnya

Untuk itu, lanjut dia, dengan mengadakan sosialisasi ini perlu dicermati dan dipahami oleh para camat dan kades agar memberikan penjelasan kepada masyarakat jangan mudah termakan rayuan, bila menerima informasi yang janggal segera laporkan ke pihak berwajib.

Wagub juga mengajak semua elemen masyarakat untuk dapat mengadakan sosialisasi kepada masyarakat agar jangan mudah terbuai dengan rayu dari para pelaku tindak kejahatan tersebut.

Acara yang digagas oleh Dinas Perlindungan Perempuaan dan Anak Kabupaten Muara Enim ini menghadirkan nara sumber dari UIN Raden Fatah Palembang, dengan peserta terdiri dari camat, kepala desa, pelajar, mahasiswa, guru, kepala sekolah, tim penggerak PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda yang ada di Kabupaten Muara Enim.