Sekda Sumut Terima Kunjungan Kerja Kedutaan Belanda

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Ibnu S Hutomo menerima kunjungan kerja pelaksana tugas Kepala Departemen Politik Kedutaan Belanda Brechtje Klandermans, Jumat (21/7).

PALUGADANEWS.COM, MEDAN — Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Ibnu S Hutomo menerima kunjungan kerja pelaksana tugas Kepala Departemen Politik Kedutaan Belanda Brechtje Klandermans.

Kedatangan perwakilan Negara asal Benua Eropa guna menjajaki peluang kerjasama di berbagai bidang itu, disambut baik dan ditindaklanjuti.


Baca Juga: Gubsu Terima Penghargaan K3 Dari Menaker 5 Tahun Berturut-turut


“Kita menyambut baik kedatangan dalam rangka kunjungan kerja ini. Apalagi untuk pembangunan bidang pengairan cukup potensial di Sumatera Utara,” ujar Ibnu menerima kunjungan tersebut di ruang kerjanya, Jumat (21/7/2017).

Selain kerjasama bidang pengairan lanjut Ibnu, Belanda juga disebutkan menawarkan kerjasama bidang lain seperti makanan dan pemerintahan untuk urusan pembuatan produk hukum. Karena ketiga hal ini, meskipun berbeda, namun dinilai penting dalam mendukung pembangunan di Sumut.

Apalagi saat ini peluang investasi baik dari dalam dan luar negeri menjadi prioritas bagi pemerintah provinsi (pemprov) khususnya bidang infrastruktur dan pariwisata.

“Tentu sebagai pemerintah kita akan menindaklanjuti tawaran tersebut untuk kerjasama apalagi manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Sumatera Utara,” katanya.

Kedatangan Pelaksana Tugas Kepala Departemen Politik Kedutaan Belanda Brechtje Klandermans tersebut didampingi Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda di Medan, Ony Hindra Kusuma, Sosial Economy Adveso, Charles Widjaja, Political Advisor, Edwin Arifin. Pihaknya mengapresiasi sambutan yang diberikan Pemprov Sumut terhadap tawaran mereka.

Menurutnya peluang kerjasama bidang pengairan ini merupakan peluang. Apalagi Negara Belanda punya pengalaman yang cukup baik terhadap pembangunan untuk mendukung sektor pertanian dan peternakan khususnya. Selain itu, banyak produk hukum di Indonesia yang masih berkaitan dengan Negara Kincir Angin itu.

Pihaknya berharap Provinsi Sumatera Utara menyambut tawaran tersebut dengan tindaklanjut. Agar dukungan pembangunan di Indonesia khususnya di provinsi ini, bisa diberikan.