45 Guru Ikuti Diklat Pembina PMR

PALUGADANEWS. COM, MUARA ENIM  — Sebanyak 45 guru dari sejumlah sekolah di Kabupaten Muara Enim mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) pembina PMR yang digelar PMI Muara Enim. Kegiatan itu berlangsung, Senin (21/08) di Gedung Balai Diklat Muara Enim.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, para tenaga pendidik juga ikut terjun menjalankan program sosial PMI bagi para generasi muda khususnya di sekolah,” kata Seketaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Hasanudin saat membuka kegiatan tersebut.

Turut hadiri Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Muara Enim Shinta Paramita Sari serta perwakilan dari PMI Provinsi Sumatera Selatan.

Sekda mengatakan PMI mempunyai peran sangat vital bagi kelangsungan hidup masyarakat.  Dia pun menceritakan pengalaman pribadinya dikala dia sakit, dan membutuhkan golongan darah.

“Saya kala itu membutuhkan donor untuk cuci darah, betapa sulitnya kalau tidak ada PMI,  oleh karena itu organisasi ini sangat diperlukan untuk pertolongan darurat,” ungkap Sekda.

Guna mendukung operasional PMI, lanjut Sekda, Pemkab telah memberikan bantuan berupa mobil minibus sebagai mobil operasional dan kulkas penyimpanan stok darah.

“Pemkab Muara Enim akan selalu bersedia membantu untuk kegiatan oprasional PMI kedepannya,” tambahnya.

Sementara Ketua PMI Muara Enim Shinta Paramita Sari mengatakan, untuk tahun ini Kabupaten Muara Enim stok pasokan darah masih terpenuhi. Karena diakuinya banyak sekali masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.

Shinta menuturkan, banyak manfaat dari mendonorkan darah diantaranya, mengurangi penyakit jantung, membakar kalori, menurunkan risiko kanker, meningkatkan produksi darah, pikiran lebih stabil bagian dari periksa kesehatan, menjadi lansia yang sehat, menurunkan kolesterol.

“Karena itu jangan ragu mendonorkan darah untuk kesehatan tubuh kita, dan kesehatan orang banyak,” tutupnya.