Seorang Kakek Ditemukan Tewas Gantung Diri di Teras Rumah

Teras rumah tempat Juhartono gantung diri (Foto: Polsek Rambang Dangku)

PALUGADANEWS. COM, MUARA ENIM — Juhartono warga Kampung 2, Desa Tebat Agung, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri.

Kakek berusian 59 tahun itu pertama kali ditemukan Mujira, warga desa setempat dengan kondisi tergantung di teras rumahnya, Senin (4/917) sekitar pukul 09:00 WIB.


Berita Lain:


Saat itu, dia berjalan kaki melewati rumah Juhartono dan melihat ada orang tergantung di teras depan rumah korban. Mujira mendekati dan dilihatnya korban Juhartono dengan posisi tergantung menggunakan tali berwarna hijau.

Selanjutnya saksi berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar jeritan saksi berlarian menuju lokasi kejadian. Namun nyawanya tak tertolong, walupun warga telah memutuskan tali yang digunakan oleh korban untuk gantung diri.

Sementara itu Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan yang didampingi oleh kasubbag Humas AKP Arsyad AR melalui Kapolsek Rambang Dangku AKP Gali Atmajaya mengatakan, korban tewas lantaran gantung diri.

Namun pihaknya belum mengetahui motif korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini nekat mengakhiri hidupnya.

“Korban ditemukan warga dalam keadaan sudah meninggal dunia dalam posisi masih tergantung dengan seutas tali dan ketika dilakukan visum terdapat luka lebam bekas jeratan di leher korban, serta tidak ada tanda tanda kekerasan. Korban diperkirakan meninggal lebih kurang 30 menit sejak ditemukan oleh para saksi,” terang Gali.

Petugas telah mengamankan barang bukti berupa 2 utas tali warna hijau yang telah diputus, 1 helai baju kaos berkerah warna cokelat,  1 helai celana panjang dasar warna hitam. Mayat korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.