YLKI Keluarkan Daftar Biro Perjalanan Umrah Bermasalah

(Foto: YLKI)

PALUGADANEWS.COM, JAKARTA — Kasus biro umroh yang menelantarkan calon jemaahnya bukanlah First Travel saja. Bahkan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menduga dengan kuat korban calon jemaah dari berbagai biro umrah bermasalah seperti gunung es.


Berita Lain: Waspada Biro Penyelenggara Umrah Ilegal


YLKI merilis jumlah pengaduan korban calon jemaah umrah yang menjadi korban biro perjalanan umrah bermasalah. Pengaduan tersebut mulai dari tidak ada kejelasan keberangkatan, hingga pengembalian uang konsumen.

Beberapa biro umroh dimaksud antara lain, biro umroh Kafilah Rindu Ka’bah (PT Assyifa Mandiri Wisata), Hannien Tour (PT Usmaniah Hannien Tour) dan Basmalah Tour (PT Wisata Basmalah Tour and Travel-Bintaro).

Korban masal calon jemaah Kafilah Rindu Ka’bah mencapai lebih dari 3.056, dan 1.800-an calon jamaah Hannien Tour masih tidak jelas nasibnya.

Bahkan 33 calon jamaah umroh Basmallah Tour and travel (Bandung) sudah ditutup dan kantor yang berada di Bintaro diduga kuat sudah berganti nama dan makin membuat tidak jelas nasib kasusnya.

YLKI mendesak Bareskrim Mabes Polri bertindak tegas dan cepat terhadap biro umroh yang terbukti telah melakukan tindakan pidana, sehingga konsumen tidak dirugikan.