PTBA Bagikan Mobil dan Motor Gratis untuk 2.439 Karyawan

Adib Ubaidillah, Sekretaris Perusahaan PTBA

PALUGADANEWS.COM, MUARA ENIM — PT Bukit Asam Persero Tbk (PTBA) membagi-bagikan kendaraan secara gratis berupa mobil dan sepeda motor kepada 2.439 karyawannya.

Demikian disampaikan Sekertaris Prusahaan PTBA Adib Ubaidillah, Jum’at, (06/10/2017), kepada Palugadanews.com.

Menurut Adib, pembagian kendaraan ini di lakukan sesuai jenjang karir karyawan masing-masing.

Untuk karyawan jenjang I berhak mendapatkan mobil dengan nilai plafon sebesar Rp 400 juta, jenjang II mobil seharga Rp 300 juta, dan jenjang III mobil seharga Rp 175 juta.


Berita Terkait:


Untuk karyawan jenjang IV berhak mendapatkan sepeda motor seharga 25 juta, jenjang V mendapatkan motor seharga 20 juta dan jenjang VI mendapatkan sepeda motor seharga Rp 15 juta.

Sementara untuk karyawan yang masa kerjanya tidak sampai lima tahun, hannya mendapatkan separuh dari nilai plafon yang di siapkan perusahaan.

“Beberapa tahun kebelakangan ini kita terus melakukan program efisiensi perusahaan, dan dari hasil efisiensi tersebut kita ingin sharing dengan karyawan melalui Ownership Program (program kepemilikan kendaraan). Melalui program ini karyawan tidak lagi menggunakan kendaraan perusahaan saat bekerja,” jelasnya.

Dijelaskan Adib, program ini merupakan hal yang lazim dan biasa di lakukan dalam sebuah perusahaan.

“Hanya saja sebagian perusahaan biasanya hanya memberikan program ini pada karyawan jenjang satu. Namun PTBA ingin agar semua karyawannya dapat merasakan program ini, selain itu kami juga mempunyai perjanjian kerja sama dengan Serikat Pekerja Bukit Asam (SPBA),” lanjutnya.

Saat ini, lanjut dia, PTBA memilik 2.439 karyawan dan 2.300 diantaranya sudah mendaftar diri untuk mengikuti program ini. Sisanya kemungkinan November ini juga akan mendaftar.

“Dari data yang ada untuk jenjang 1 yang akan menerima program ini sejumlah 43 orang, jenjang 2 sebanyak 122 orang, jenjang 3 sebanyak 339 orang, jenjang 4 sebanyak 1.411 orang, jenjang 5 sebanyak 309 orang dan jenjang 6 sebanyak 215 orang,” jelasnya.

Untuk sistem pengambilan kendaraan tersebut, lanjut dia, karyawan di persilahkan mengambil kendaraan di dealer mana saja.

“tinggal bawa formulir yang kita siapkan dan nanti dealernya yang akan menagih ke perusahaan,” jelasnya.

Namun saat di tanya berapa anggaran yang di siapkan PTBA untuk program ini, Adib enggan menjawab.

“Saya tidak tahu angkanya secara pasti, namun saya kira tidak sampai Rp 200 Milyar,” kata dia.

Untuk mengantisipasi agar kendaraan yang di berikan tidak di perjual belikan, BPKB kendaraan akan di tahan perusahaan.

“BPKB kendaraan akan setelah lima tahun. Sementara bagi yang akan pensiun, BPKB kendaraan akan di berikan saat ia pensiun,” pungkasnya.