Diminta Warga Mundur, Ini Kata Kepala Desa Sumber Rahayu

Mat Kanta (duduk) Kepala Desa Sumber Rahayu, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim.

PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM – Kepala Desa Sumber Rahayu, Mat Kanta, angkat bicara seusai  warga melaporkan dirinya ke Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Warga Desa Sumber Rahayu, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim meminta dia mundur dari jabatannya karena arogan. “Tidak benar saya bersikap seperti itu,” kata dia.

Selain ditunding arogan, warga juga menganggap sebagai kepala desa Mat tidak mendukung kegiatan keagamaan melarang ceramah Kyai Muhammad Qusyairi Abror ( Kiyai Abror) pengasuh Ponpes Syaffatutulaf Patra Tani yang sering menghadiri pengajian dan ceramah di desa tersebut.

Baca Juga:

Menurut dia, sebagai kepala desa, dirinya hanya meminta konfirmasi kepada panitia tentang kegiatan tersebut.

”Sebagai kepala desa, kami hanya meminta konfirmasi kepada pihak panitia, karena sebelumnya konfirmasi ke Pemdes itu ada. Namun tahun ini tidak ada,” ujar Mat Kanta, Selasa (8/9/2020).

Apalagi, lanjut dia, ditengah pandemi Covid-19 ini mengumpulkan orang dalam jumlah banyak ada aturannya.

”Kami mendengar akan hadir Kiyai Abror, tentu akan banyak yang hadir. Ini yang ingin kami bicarakan dengan pantia bagaimana pelaksanaannya, kan harus ikut protokol kesehatan Covid-19,” jelas dia.

Namun, hal itu dijadikan alasan seolah dirinya mencekal Kiyai Abror untuk ceramah di desa mereka.

Terkait tudingan tidak adil dalam pelayanan kepada masyarakat, dia mengatakan selama menjabat kepala desa semua warga dilayani tanpa pilih kasih.

”Dari segi yang mana pelayanan masyarakat yang tidak adil. Selama delapan bulan menjabat sebagai kepala desa, kantor kami selalu melayani masyarakat dengan baik dan tidak pilih kasih, semua dilayani,” ucapnya.

Terkait laporan tersebut, Mat mengaku pasrah. Namun dia berharap apapun keputusan yang diambil atasannya agar adil bagi dirinya dan sesuai dengan aturan.