Pemkab Muara Enim Memberlakukan Pembelajaran Daring

Belajar daring

PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten Muara Enim masih menyelenggarakan pembelajaran dalam jaringan (daring).

Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Muara Enim Juarsah ketika mengikuti webinar bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makaraim dari ruang rapat bupati, Rabu (02/9/2020) kemarin.

Dalam webinar ini, Nadiem menyampaikan panduan penyelenggaraan pembelajaran tahun di masa pandemi Covid-19. Tentang pembelajaran tatap muka telah diatur dalam SKB Menteri Pendidikan, Menteri Agama, Menteri kesehatan dan Menteri Dalam Negeri.

Baca Juga:

“Pemerintah telah menetapkan satuan pendidikan yang berada di daerah zona hijau dan kuning dapat melakukan pembelajaran tatap muka disatuan pendidikan setelah mendapatkan izin dari pemda melalui dinas pendidikan provinsi wilayah masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Nadiem.

Sementara untuk wilayah yang berada di daerah zona oranye dan merah tidak dianjurkan melakukan proses pembelajaran tatap muka disatuan pendidikan dan tetap melanjutkan kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR).

“Sedangkan satuan pendidikan yang masih zona oranye dan merah tidak dianjurkan melakukan proses pembelajaran tatap muka dan tetap melanjutkan kegiatan belajar dari rumah (BDR) atau secara daring,” lanjut dia.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Muara Enim sendiri, mengambil langkah-langkah dengan mempertimbangkan beberapa aspek terkait dengan pembelajaran di masa pandemi ini dengan pembelajaran tatap muka.

Mengingat berdasarkan data zonasi wilayah, Kabupaten Muara Enim masih tergolong wilayah resiko tinggi atau zona merah penyebaran kasus Covid-19.

“Merujuk SKB empat menteri dan juga instruksi Menteri Dalam Negeri bahwa sekolah yang melakukan proses belajar tatap muka di zona merah dan oranye untuk kembali belajar dari rumah,” terang Plt Bupati Muara Enim Juarsah.

Selanjutnya Juarsah mengatakan, dalam masa pandemi ini Kabupaten Muara Enim melalui pihak sekolah telah menyelenggaran proses belajar mengajar kepada anak murid secara daring atau belajar di rumah.

“Hingga hari ini kita tetap melakukan pembelajaran secara daring. Hal ini kita lakukan dengan harapan mampu mencegah penyebaran Covid 19 di sekolahan,” pungkasnya.