PT Tel PP Serius Wujudkan Investasi Ramah Lingkungan

(Foto: Tangkapan layar youtube profile PT TeL PP)

PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM – PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper (TeLPP) serius mewujudkan komitmen investasi yang ramah lingkungan. PT TeL PP pada 2021 akan menerapkan peningkatan teknologi pemasakan pulp dari sistem lo-solid menjadi compact cooking G3 (generasi ke-3) yang dirancang dan dibuat oleh PT Valmet dari Finlandia

Menurut Presiden Direktur TeLPP Hiroyuki Moriyasu didampingi Manager External Relation PT TelPP Indarto Susanto, pihaknya menargetkan dalam peningkatan sistem pemasakan adalah untuk mengurangi konsumsi kayu unit dengan meningkatkan hasil pulp dan mengurangi kandungan sampah, sehingga akan meningkatkan kualitas pulp dan bisa menurunkan beban spesifik pada boiler pemulihan.

Baca Juga:

“Dengan meningkatkan ke teknologi terbaru Valmet, akan secara signifikan meningkatkan hasil pulp yang akan mengurangi biaya operasi dan memungkinkan untuk mampu meningkatkan produksi pulp pabrik secara keseluruhan,” jelas Hiroyuki, Sabtu (17/4/2021).

Selain itu, lanjut dia, dengan dua set peralatan paling baru bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan dan stabilitas produksi.

“Kami telah secara logis memilih teknologi paling canggih dan andal yang mendukung kami dalam mencapai target kami dalam proyek ini. PT TeL akan berkontribusi pada pembangunan dalam negeri melalui produksi pulp yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Manager External Relation Indarto Susanto mengatakan, PT TeL adalah pabrik pulp pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi G-3 sehingga Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengkategorikan sebagai restrukturisasi mesin yang dapat diberikan insentif pemerintah dalam bentuk pembebasan dari bea masuk dan fasilitas lainnya.

“Mulai kuartal pertama hingga akhir tahun 2021, PT TeL masih berkomitmen untuk berinvestasi di Muara Enim, dan akan menerapkan peningkatan teknologi pemasakan pulp dari sistem lo-solid menjadi Compact cooking G3 (generasi ke-3) yang dirancang dan dibuat oleh PT Valmet dari Finlandia,” terang Indarto.