Aplikasi IKM Pintar Milik Imigrasi Muara Enim, Terdaftar di Ditjen KI

Aplikasi IKM pintar di kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim

PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM – Kantor Imigrasi Kelas ll Non TPI Muara Enim resmi telah mendaftarkan dan mematenkan fitur aplikasi IKM pintar di Direktorat jenderal kekayaan Intelektual (Ditjen KI). Hal tersebut dilakukan untuk melindungi hak kekayaan intelektual yang dimiliki oleh Kantor Imigrasi Muara Enim.

IKM Pintar merupakan fitur aplikasi berbasis Informasi Teknologi (IT) yang hanya ada di kantor Imigrasi Muara Enim. Aplikasi tersebut merupakan salah satu terobosan inovasi untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:

“Terobosan inovasi IKM Pintar ini membantu masyarakat maupun orang asing. Dalam aplikasi ini banyak fitur- fitur yang memberikan kemudahan masyarakat. Saya sangat mengapresiasi sekali ini ,” ujar Kadiv Kemigrasian Kanwil Kemenkum HAM Sumsel, Herdaus, Rabu (14/7/2021) kepada wartawan.

Menurut Herdaus, aplikasi IKM Pintar selaras dengan perjuangan Kantor Imigrasi kelas ll Non TPI Muara Enim sebagai sarana memasuki serta langkah-langkah nyata untuk mempersiapkan kontestasi meraih WBBM nantinya.

“Yang jelas terget kami tahun ini dapat meraih WBBM. Mohon doa dan dukunganya kepada masyarakat, mudah-mudahan pada tahun ini kami dapat meraih WBBM,” harapnya.

Di tambahkan Herdaus, terkait peningkatan dua UKK di bawah naungan Imigrasi kelas ll non TPI Muara Enim yaitu UKK Musi Rawas dan UKK Baturaja dalam waktu dekat pihaknya berharap pemerintah kabupaten/kota segera merealisasikan dan menghibahkan tanah dan gedung.

Sehingga atas dasar tersebut bisa meningkatkan dan mengajukan diri dari UKK menjadi Kantor Imigrasi kelas III.

“Tolong dicatat, bahwa keberadaan yang pada saatnya nanti menjadi Kantor Imigrasi kelas III, sebesar-besarnya akan membawa manfaat untuk pemerintah daerah setidak-tidaknya bahwa jangka untuk pelayanan kepada masyarakat tidak semua harus ke Muara Enim, sehingga dapat menghemat tenaga maupun biaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Imigrasi Muara Enim Made Nur Hepi Juniartha menjelaskan, aplikasi IKM Pintar sudah dibuat sejak di tahun 2020 dan telah langsung didaftarkan hak ciptanya pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

“Di tahun ini telah kami telah mengembangkan kembali guna meningkatkan kualitas pelayan kepada masyarakat, dengan penambahan fitur bahasa asing yaitu bahasa Inggris dan bahasa China,” jelasnya.

Menurut dia, bukan pemohon warga negara Indonesia yang dapat menilai kinerja mereka tapi warga negara asing juga melakukan penilaian.

Selain itu, kata dia, masyarakat untuk melakukan pemohon jasa keimigrasian serta dapat menilai kinerja Imigrasi melalui smartphone.

“Hasil penilaian masyarakat tersebut akan langsung terintegrasikan ke website Kantor Imigrasi Muara Enim. Sehingga akan menjadi tolak ukur kami dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kami kepada masyarakat,” pungkasnya.