Baru Keluar Penjara, Penjambret di Tanjung Enim Kembali Ditangkap Polisi

Yaumil Rizki (23), residivis penjambret di Tanjung Enim ditangkap polisi (Foto: Polsek Lawang Kidul)

PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM – Unit Reskrim Polsek Lawang Kidul mengamankan pelaku penjambretan, Yaumil Rizki (23), Jumat (9/7/2021).

Pelaku warga Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim ini diketahui merupakan residivis yang baru keluar penjara sekitar dua bulan yang lalu.

“Kita berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian dengan kekerasan pada hari Jumat 9 Juli 2021 sekitar pukul 06.00 WIB yang berlokasi di Jalan Raya Tanjung Enim – Muara Enim di Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul,” kata Kapolsek Lawang Kidul Iptu Marwan, Jumat (9/7/2021).

Baca Juga:

Marwan mengatakan, pelaku melancarkan aksinya di Jalan Raya Tanjung Enim – Muara Enim, tepatnya di Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Jumat (9/7/2021) sekitar pukul 06.00 WIB. Korban seorang nenek bernama Yulianti (60) warga Desa Tanjung Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.

Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor menuju ke rumahnya di Desa Tanjung Raja. Di tengah perjalanan tiba-tiba datang pelaku dari arah belakang mengendarai sepeda motor.

“Pelaku menarik tas korban yang diselempang di badan hingga putus dan tas tersebut dibawa lari oleh pelaku. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 300 ribu dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lawang Kidul,” jelas dia.

Atas dasar laporan itulah akhirnya petugas melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa pelaku berada di wilayah Lawang Kidul. Petugas kemudian menangkap pelaku di Jalan Raya Tanjung Enim – Muara Enim di tepatnya di Desa Lingga dan dibawa ke Polsek Lawang Kidul guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari penangkapan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vega, satu unit sepeda motor Honda Beat, satu unit tas sandang, satu unit dompet, kartu ATM, KTP, uang senilai Rp30.000, 1 lembar sweater dan 1 lembar celana panjang.

“Pelaku kita jerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,” kata Marwan.