Cari Solusi PETI, Pemkab Muara Enim Akan Panggil Semua Pemilik IUP

Pj Bupati Muara Enim Nasrun Umar memimpin rapat koordinasi penyelesaian PETI di ruang rapat Serasan Sekundang Muara Enim, Jumat (23/7/2021) sore.

PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten Muara Enim akan memanggil seluruh pemilik Izin Usaha Penambangan (IUP) batubara yang masuk dalam lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI). Pemanggilan tersebut harus dihadiri pemilik perusahaan dan tidak boleh diwakilkan.

Terkait pemanggilan tersebut disampaikan Pj Bupati Muara Enim Nasrun Umar saat menggelar rapat kordinasi penyelesaian PETI dengan sejumlah perwakilan perusahaan batu bara yaitu  PT PGU, PT Bukit Asam, PT BAS, PT SBP dan organisasi penambang rakyat Asmara dan Astrada, Jumat (23/7/2021) sore kemarin.

Baca Juga:

“Kita ingin permasalahan ini ada solusinya, namun tidak menyalahi aturan sehingga masyarakat tenang bekerja,” Kata Nasrun.

Nasrun mengatakan, ada dua tagline yakni jangan ada lagi yang meninggal akibat PETI dan bagaimana PETI menjadi legal sehingga masyarakat tenang berusaha tidak khwatir akan berhadapan dengan hukum.

Sebab jika PETI tersebut legal, maka dengan sendirinya akan ada pengawas tambang yang akan mengawasi PETI sehingga sesuai dengan SOP penambangan batubara dan menjadi tertib.

“Saya bersama rombongan sudah bertemu dengan Pak Moeldoko membicarakan masalah PETI. Dan sekarang mereka sedang mencari instrumen untuk melegalkan PETI tersebut, sehingga ke depan anak cucu bisa bekerja,” katanya.

Ke depan, kata dia , pihaknya akan memanggil seluruh pemegang IUP tanpa berwakil untuk mencari solusi PETI.

Menurut dia, satu-satunya jalan saat ini adalah melakukan kerjasama dengan pemegang IUP melalui sebuah lembaga seperti Koperasi, BUMD dan sebagainya yang menjadi wadah masyarakat PETI.

Sebab, PETI yang dikelola oleh masyarakat sebagian besar berada dalam lima IUP milik PTBA, PT BAS, PT PGU, PT SBP dan PT MME.

“Nantinya bentuknya seperti koperasi, tinggal teknisnya kita serahkan dengan masyarakat dan pemegang IUP,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Sekda Muara Enim Emran Thabrani menambahkan, pada minggu pertama Agustus 2021 akan dilakukan rapat lanjutan dengan agenda mencari pola kerjasama antara masyarakat PETI dengan pemilik IUP dengan mengundang DPRD Muara Enim.

“Dan nanti, ada lembaga ekonomi yang akan menaungi masyarakat yang akan bekerja sama dengan pemegang IUP. Saya minta rapat nanti semua pemilik IUP bisa hadir tanpa berwakil sehingga permasalahan ini tuntas tidak berlarut-larut. Tolong disampaikan,” tegas dia.

Ketua Astrada Sumsel Herman Effendi mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah Pemkab Muara Enim yang inisiasi menghadirkan pemilik IUP sehingga permasalahan ini tidak berlarut-larut dan masyarakat bisa tenang berusaha apalagi di masa pandemi Covid-19 ini.

“Terima kasih kita pada Pemkab Muara Enim yang telah menginisiasi akan kehadiran para pemilik masing-masing IUP hingga permasalahan ini tidak berlarut-larut dan masyarakat bisa tenang berusaha apalagi di masa pandemi Covid-19 ini,” ucapnya.