Pemuda ini Ditangkap karena Bacok Orang, Motifnya Dendam

Tersangak JA dihadirkan di saat Satreskrim Polres Muara Enim menggelar konferensi pers di Mapolres Muara Enim, Senin (16/8/2021).

PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM – JA (18) seorang pemuda petani karet warga Semende, Kabupaten Muara Enim ditangkap Satreskrim Polres Muara Enim bekerja sama dengan Unit Reskrim Polsek Lawang Kidul karena melakukan pembacokan terhadap IAS (18) yang tak lain temannya sendiri.

Kasus penganiayaan tersebut terjadi pada Rabu 22 Agustus 2021 lalu di kebun karet Bangko Barat, Tanjung Enim. Akibat penganiayaan itu, tangan korban nyaris putus dan nyaris tewas akibat luka sebetan parang.

Baca Juga:

Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar melalui Kabag Ops Polres Muara Enim Kompol Wiliam Harbensyah menyebutkan peristiwa itu berawal saat IAS sedang membuat kopi. Sementara tersangka JA sedang mengasah parang.

“Kejadian tersebut latar belakangnya dendam antara pelaku dan korban. Dimana pada saat itu korban IAS sedang membuat kopi dan tersangka JA sedang mengasah parang, karena tersinggung korban menghentakan kaki di pondok, lalu tersangka menghampiri korban dan terjadilah pembacokan,” ungkap Kabag Ops Polres Muara Enim Kompol Harben Wiliam, Senin (16/8/2020) saat menggelar konferensi pers.

Motif pelaku melakukan penganiayaan dikarenakan ada dendam lama. Tersangka sudah merencanakan melakukan penganiayaan tersebut. Hingga puncaknya terjadilah tindak pidana pembacokan.

“Berdasar keterangan tersangka dia sudah lama dendam kepada korban. Dia mengatakan bahwa korban ini pemalas dan suka maling tulang (mencuri waktu kerja). Tersangka juga cemburu melihat korban yang pemalas, tapi upah yang dia dapatkan sama dengan tersangka,” tambahnya.

Tersangka berhasil amankan setelah 34 jam dari kejadian di salah satu kosan milik saudaranya di Muara Enim. Saat hendak ditangkap tersangka berusaha kabur dan melakukan perlawanan. Polisi terpaksa melumpuhkan tersangka dengan timah panas.

Saat ini tersangka dan barang bukti telah berhasil diamankan di Mapolres Muara Enim. “Kita berhasil mengamankan, yaitu 1 bilah golok panjang, 2 unit sepeda motor, 1 buah STNK dan 1 unit handphone milik korban,” terangnya.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara 12 tahun. “Untuk tersangka kita kenakan pasal 365 ayat 2 ke (4) KUHP dengan hukuman ancaman 12 tahun penjara,” tegasnya.