Pj Bupati Muara Enim Minta Warga Tidak Berlebihan Rayakan Natal dan Tahun Baru

Pj Bupati Muara Enim Nasrun Umar saat gelar apel pasukan Operasi Lilin Musi pengamanan Natal dan Tahun Baru di halaman Kantor Pemkab Muara Enim

PALUGADANEWS.com, MUARAENIM – Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Nasrun Umar meminta warga yang merayakan Libur Natal dan Tahun Baru 2022 untuk tidak berlebihan.

Hal tersebut disamaikan Nasrun saat menggelar apel persiapan pasukan Operasi Lilin Musi pengamanan Natal dan Tahun Baru 2022 di halaman Kantor Pemkab Muara Enim, Kamis kemarin.

“Kalau umat Kristiani, sudah ibadah di gereja langsung pulang ke rumah. Kalau tahun baru, lebih diisi dengan perbanyak ibadah dan intropeksi diri. Tidak usah menggelar hiburan apalagi perayaan. Jangan sampai usai Nataaru kasus Covid-19 di Muara Enim meningkat lagi,” kata Nasrun.

Baca Juga:

Menurut Nasrun, pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga cenderung under estimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat. Apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Jangan sampai kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Ditambahkannya, perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara universal dirayakan melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata.

Tentunya akan meningkatkan aktivitas pada pusat keramaian. Peningkatan aktivitas masyarakat ini, lanjut dia, tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas, dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

“Mari kita bersinergi bersama demi menciptakan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 khususnya di Bumi Serasan Sekundang,” ucap dia.

Sementara, Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar mengatakan, untuk pengamanan Nataru “Operasi Iilin2021”, pihaknya menerjunkan 84 personil terdiri dari 50 Polri, 10 TNI, 6 Senkom, 6 Damkar, 6 Dishub dan 6 Dinkes.

Pasukan ini akan mengisi tiga pospam yakni di Simpang Meo, Simpang Kepur dan Rambang Dangku mulai 24 Desember 2021 hingga Januari 2022.

Untuk tempat-tempat wisata, lanjut dia, sebagaimana diatur dalam Inmendagri No 66 tetap dibuka dengan pembatasan, pengetatan, dan pengawasan prokes.

“Buka namun intinya tetap prokes, kita harus bersama menjaga agar tidak terjadi cluster Covid-19 di saat libur Nataru ini,” pungkasnya.