PT KAI Divre III Tangkap Pelaku Pencurian Material Prasarana Kereta Api

Pelaku pencurian sarana dan prasarana PT KAI Divre III berhasil diamankan

PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM – Aksi pencurian material prasarana dan sarana kereta api masih sering terjadi khususnya di wilayah operasional Divisi Regional (Divre) III Palembang yang berakibat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang Aida Suryanti menjelaskan, pencurian material prasarana dan sarana kereta api yang sering terjadi diantaranya kabel sinyal, pendrol, rel, semboyan 21. Prasarama ini keberadaannya sangat penting dalam operasional KA dan berpengaruh terhadap keselamatan perjalanan kereta api.

Baca Juga:

Aida menjelaskan, pihaknya berhasil menangkap pelaku pencurian kabel sinyal yang berada di wilayah Gunung Megang Muara Enim pada Jumat kemarin.

Penangkapan ini merupakan hasil kerjasama unit Pengamanan PT KAI Divre III Palembang dengan jajaran Polsek Gunung Megang.

“Pelaku pencurian saat ini sudah diamankan di Polsek Gunung Megang dan dalam pemeriksaan lebih lanjut kemudian untuk pengembangan kasus pencurian material prasarana sarana kereta api lainnya agar memberikan efek jera bagi pelaku pencurian,” kata Aida melalui keterang tertulis yang diterima Minggu 2 Januari 2022.

Kabel sinyal yang dicuri tersebut merupakan salah satu elemen penting mendukung keselamatan perjalanan kereta api. Berfungsi sebagai komunikasi antar perangkat pengamanan sistem persinyalan yang berada di stasiun dan rumah sinyal untuk menjamin keselamatan operasional kareta api.

“Hilangnya kabel ini memiliki resiko yang membahayakan perjalanan kereta api karena komunikasi antar perangkat persinyalan akan terganggu dan membuat perjalanan kereta baik itu kereta barang maupun kereta penumpang berpotensi tidak aman,” lanjut dia.

Aida mengatakan, banyaknya oknum yang tidak bertanggung jawab demi mendapatkan keutungan pribadi secara sadar maupun tidak sadar telah membahayakan para penumpang maupun barang yang diangkut untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat, diantara nya KA BBM, KA semen, KA batubara untuk pasokan pembangkit listrik Suralaya.

“Untuk kerugian material memang ada. Tetapi kami lebih menyoroti soal bahaya yang lebih besar, ini terkait keselamatan perjalanan kereta api, jadi kerugiannya tidak bisa hanya dinilai dengan uang,” tegas Aida.

Dikatakan dia, PT KAI melakukan serangkaian langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. Divre III Palembang dengan wilayah operasional yang sangat luas berada disepanjang rel kereta dari Kertapati sampai Lubuk Linggau, tentulah hal yang tidak mudah menjaga objek vital ini.

Dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api, lanjut dia, pihaknya tidak dapat mengamankan sendiri. Selama ini pengamanan objek vital mendapatkan dukungan dari Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Polres wilayah yang dilalui perjalanan kereta api serta informasi-informasi dari masyarakat yang berada di sekitar rel.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan ini, dan mengajak semua pihak dan stakeholder terkait untuk ikut membantu menjaga perjalanan kereta api,” tutup Aida.