Wabub Nurul: Karang Taruna Harus Tingkatkan Kualitas Kelembagaan

Wakil Bupati Muara Enim Nurul Aman membuka kegiatan pelatihan teknis potensi sumber kesejahteraan sosial, karang taruna, organisasi sosial dan pekerja sosial masyarakat di Gedung Lima Putri Muara Enim, Kamis (13/07/2017).

PALUGADANEWS.COM, MUARA ENIM — Wakil Bupati Muara Enim Nurul Aman mengatakan, karang taruna sebagai organisasi pemuda dituntut agar meningkatkan kualitas kelembagaan.

Karang Taruna diharapkan terus menggali potensi dan sumber kesejahteraan sosial sehingga pembinaan yang dilakukan dapat lebih efektif dan efisien.

Wabup Nurul Aman mengatakan Karang Taruna harus bertindak efektif khususnya dalam kegiatan usaha-usaha kesejahteraan sosial.


Berita Lain:


“Lebih utama lagi dalam penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (pmks). Baik itu masalah kemiskinan, ketelantaran, kecacatan, ketunaan sosial, korban bencana dan ketertinggalan/keterasingan,” kata Nurul saat membuka kegiatan pelatihan teknis potensi sumber kesejahteraan sosial, karang taruna, organisasi sosial dan pekerja sosial masyarakat di Gedung Lima Putri Muara Enim, Kamis (13/07/2017).

Kegiatan yang diikuti ratusan pengurus Karang Taruna, organisasi masyarakat dan pekerja sosial dari Kecamatan di Muara Enim, menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan serta bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim.

Wabup meminta, Karang Taruna juga harus mempu menghasilkan rumusan, model maupun strategi penanganan permasalahan sosial ke depan. Sehingga berbagai permasalahan kesejahteraan sosial di daerah ini, khususnya di Muara Enim dapat diminimalisir.

“Semakin kecil permasalahan sosial yang terjadi, maka kesejahteraan masyarakat dapat semakin tingkatkan, tentunya upaya sangat sejalan dengan visi Muara Enim SMAS,” lanjut dia.

Sementara Kepala Dinas Sosial Muara Enim Teguh Wijaya menambahkan, melalui kegiatan pelatihan diharapkan pengurus organisasi masyarakat dapat lebih peka dalam memanfaatkan potensi.

“Pelatihan ini diharapkan menumbuhkan kepekaan dan sebagai sarana kebutuhan, karena setiap pelatihan selalu diorientasikan pada peningkatan kemampuan guna mendukung program pemerintah,” pungkasnya.