Segera Menjalani Persidangan, Alex Noerdin Dipindahkan Ke Rutan Pakjo Palembang

Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin tiba di Rutan Klas 1 Pakjo Palembang, Rabu (22/12/2021) (Ist)

PALUGADANEWS.com, PALEMBANG – Kejaksaan Agung (Kejagung) RI memindahkan penahanan mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin ke Palembang.

Alex dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1 Pakjo Palembang untuk mempermudah proses persidangan kasus dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh PT Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumsel tahun 2010-2019 yang akan digelar dalam waktu dekat.

Baca Juga:

Selain Alex, tiga tersangka lainnya yaitu Muddai Madang (Komisaris Utama sekaligus Direktur PT PDPDE Gas), Caca Isa Saleh S (Direktur Utama PDPDE Sumsel 2008) dan A Yaniarsyah Hasan (Direktur PT DKLN 2009), juga dipindahkan ke Rutan Pakjo Palembang.

Menumpang mobil Kejaksaan, keempatnya tiba di Kejari Palembang sekitar pukul 11.40 WIB dengan mengenakan rompi tahanan dengan tangan diborgol. Alex Noerdin tampak terlihat memakai topi.

Mantan Gubernur Sumsel ini terjerat dua kasus tindak pidana korupsi. Selain terlilit kasus pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) tahun 2010-2019, Alex juga tersangkut kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya.

“Kami telah mnerima limpahan dari kejaksaan sebanyak 4 orang atas nama Bapak AN dan dkk,” kata Kepala Rutan Pakjo Palembang Bistok Oloan Situngkir saat menggelar konferensi pers, Rabu (22/12/2021).

Bistok mengatakan, pihaknya akan melakukan swab antigen dan PCR terhadap Alex dan ketiga rekannya sebelum mereka masuk ke dalam sel untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

“Setelah itu keempatnya akan masuk ruang isolasi selama 14 hari agar tidak berhubungan dengan tahanan lain,” ucap dia.