Finalis BGS Bawa Misi Bangkitkan Sektor Pariwisata Muara Enim

Bujang Gadis Serasan 2018

PALUGADANEWS.COM, MUARA ENIM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim melalui Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) kembali menggelar pemilihan Bujang Gadis Serasan 2018 di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu, Senin (30/04/2018) malam. Ajang tersebut diikuti 20 pasang putri dan putri perwakilan seluruh kecamatan Kabupaten Muara Enim.

Grand final pemilihan Bujang Gadis Serasan 2018 dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Hasanudin, dihadiri perwakilan Forum koordinasi Pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Muara Enim.

“Pemilihan Bujang Gadis Serasan digelar setiap tahun bertujuan menghasilkan putra-putri terbaik yang diharapkan dapat menjadi duta pembangunan Kabupaten Muara Enim khususnya dibidang sektor pariwisata,” ujar Hasanudin.

Lebih lanjut Hassanudin mengatakan, sektor pariwisata saat ini masih tertinggal dan belum mampu berkontrubusi maksimal bagi Kabupaten Muara Enim. Meski demikian, Sekda meyakini pariwisata bisa bangkit ditangan para pemuda-pemudi.

“Hal ini diharapkan jadi tugas serius para finalis Bujang Gadis Serasan 2018, finalis yang berhasil lolos seleksi mempunyai tanggung jawab mempromosikan Kabupaten Muara Enim,” lanjutnya.

Kemudiaan Hassanudin juga berharap ajang pemilihan menghasilkan para finalis yang berkualitas, cerdas dan berahklak mulia.

“Jangan┬ásampai cerdas tapi tak berakhlak, kita berdoa mudah-mudahan yang terpilih adalah yang terbaik sehingga mampu bersaing ke tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.

Ketua Panitia penyelenggara, Rusdi Khairulah yang juga Kepala Disporapar Muara Enim, menambahkan seluruh peserta finalis Bujang Gadis Serasan 2018 merupakan hasil seleksi ketat yang telah digelar penyelenggara pada 21-22 April lalu.

“Panitia menerima 75 peserta yang kemudian diseleksi menjadi 40 orang terdiri 20 putra dan putri, peserta yang lolos sebelumnya juga telah dikarantina selama 27- 1 Mei di Hotel Griya Sintesa,” jelasnya.

Rusdi menyampaikan, dia optimis seluruh peserta yang lolos adalah pilihan terbaik panitia seleksi. Terlebih para finalis sudah banyak mendapat berbagai ilmu terutama bidang kepariwisataan dari tim karantina.