Berbahaya, Sejumlah Pelajar Naik Atap Angdes

Polisi menghentikan angdes di Jalan Lintas Sumatera, Desa Cinta Kasih, Kecamatan Belimbing, Muara Enim yang mengangkut pelajar di atap mobil, Selasa (29/8).

PALUGADANEWS. COM,  MUARA ENIM– Sejumlah pelajar di wilayah Muara Enim, terpaksa naik atap mobil angkutan desa (angdes) karena tidak kebagian tempat duduk. Tanpa peduli dengan keselamatannya, para pelajar ini nampak senang.

Bukan hanya naik di atas atap, mereka bahkan bergelantungan di belakang mobil.  Satu angdes yang semestinya hanya menampung maksimal 12 orang, bisa mencapai 30 orang pelajar atau muat untuk satu kelas.

Pemandangan ini terjadi hampir setiap hari di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kabupaten Muara Enim. Salah satunya di Jalinsun di Desa Cinta Kasih, Kecamatan Belimbing, Muara Enim.

Deni, seorang warga yang sering menggunakan jasa angdes mengatakan, hendaknya polisi memerintahkan personil untuk melakukan sosialisasi dan melakukan penindakan tegas kepada sopir angdes yang sengaja menaikkan penumpang khususnya pelajar di atas atap angdes, sebelum menelan korban jiwa.

“Tapi tidak semua sopir melakukan tindakan yang membahayakan nyawa penumpang tersebut,” ujar Deni.

Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan yang didampingi Kasubag Humas AKP Arsyad melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Iwan Gunawan mengatakan, pihaknya akan menindak tegas angdes yang menaikkan penumpan di atas atap karena sangat membahayakan keselamatan penumpangnya.

“Kami memberi teguran kepada sopir angdes yang dengan sengaja mengangkut para pelajar di atas kap mobil yang dapat membahayakan keselamatan penumpang,” tegas Iwan.

Iwan mengimbau kepada sopir angdes agar memindahkan penumpang yang berada di atas atap mobil ke bangku penumpang.

“Apabila masih ditemukan angkutan desa yang mengangkut pelajar atau penumpang di atas atap kendaraan, maka akan langsung dilakukan penindakan tegas dengan penilangan,” tutup Iwan.