Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Muara Enim Buat Dapur Umum

Plt Bupati Muara Enim Juarsah meninjau dapur umum di halaman gedung kesenian Putri Dayang Merindu, Kamis (16/4/2020)

PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM – Pemkab Muara Enim melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan Forkopimda mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak pandemi virus Corona. Lokasi dapur umum tersebut berada di halaman gedung kesenian Putri Dayang Merindu, Kota Muara Enim.

“Fapur umum ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat Kabupaten Muara Enim yang terkena dampak covid 19 secara langsung. Sebenarnya kita semua terkena dampak, tetapi yang sangat merasakan masyarakat yang berpenghasilan harian seperti tukang ojek, tukang becak, buruh harian, dan masyarakat ekonomi lemah,” kata Plt Bupati Muara Enim Juarsah saat pembukaan dapur umum, Kamis (16/4/2020).

Baca Juga:

Menurut Juarsah, karena semua harus berdiam diri di rumah, maka itu Pemkab dan Forkompimda membuka dapur ini dengan harapanĀ  akan membantu masyarakat agar dapat tetap berada di rumah untuk memutus rantai penyebaran Covid – 19.

“Harapannya dengan dapur umum ini akan membantu masyarakat untuk tetap tidak keluar jika tidak dalam keadaan penting hingga upaya pencegahan penyebaran Covid -19 tidak masuk Kabupaten Muara Enim serta memutus rantai penyebarannya. Maka dari itu dihimbau ke masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan yang berlaku,” imbuhnya.

Dapur umum ini dibuka sejak tanggal 16 – 29 April 2020. Sebanyak 500 kotak nasi akan dibagikan ke 18 titik di kota Muara Enim. Selain itu nasi kotak akan dibagikan juga dibeberapa kecamatan diantaranya Muara Enim, Lawang Kidul, Ujanmas, dan beberapa kecamatan lainnya.

Juarsah juga menghimbau bagi masyarakat yang baru bepergian dari luar daerah, terutama daerah yang sudah terjangkit virus corona agar dapat melakukan isolasi mandiri dan melapor ke tim gugus depan yang ada di tempat tinggalnya.

“Untuk masyatakat yang baru bepergian ke daerah yang terjangkit Covid-19 agar jujur dan penuh kesadaran diri untuk melakukan isolasi mandiri serta melapor dan mengecek kondisi kesehatannya ke gugus depan penanganan Covid-19 di tempatnya tinggal,” lanjut Juarsah.