Plh Bupati Muara Enim Nasrun Umar menyerahkan 31 program prioritas pembangunan Kabupaten Muara Enim kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Jumat (12/3/2021).
PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten Muara Enim mengusulkan 31 program prioritas pembangunan di Kabupaten Muara Enim kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk dianggarkan melalui pembiayaan alokasi Belanja Bantuan Keuangan APBD Provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2021.
Usulan program yang diajukan terdiri dari pembangunan jembatan, jalan, penataan kota, permukiman, jaringan listrik, pariwisata, lingkungan hidup dan fasilitas olahraga, dengan total anggaran sebesar Rp 105,657 miliar.
Baca Juga:
- Hingga Juni 2021 Tarif Listrik Non Subsidi Tidak Naik
- Putra Zaman, Membangun Tanah Kelahiran Melalui Budidaya Ikan Tawar
- Pemkab Muara Enim Bentuk Satgas Cegah Penambangan Tanpa Izin
Pemaparan tersebut disampaikan Plh Bupati Muara Enim Nasrun Umar dihadapan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Jumat siang (12/3/2021), di kantor Gubernur Sumsel.
Dalam paparannya, Nasrun mengatakan semua usulan yang diajukan Pemkab Muara Enim akan memberi efek signifikan bagi pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan. Pembiayaan bantuan ini, kata dia, merupakan bentuk dukungan gubernur terhadap beberapa program pembangunan yang belum teratasi melalui APBD Kabupaten Muara Enim.
Sementara itu Gubernur Sumsel menyambut baik usulan yang diajukan Pemkab Muara Enim. Pihaknya akan menindaklanjuti dan mengakaji berbagai usulan tersebut serta berharap bantuan yang diberikan nantinya dapat bermuara pada kesejahteraan rakyat dan pengentasan kemiskinan.
Ketiga puluh satu usulan program prioritas tersebut terdiri dari pengerjaan Jembatan Pulau Panggung – Segamit tahap II, Jembatan Ujan Mas, perbaikan arsitektural Jembatan Enim 1 dan Enim 2, pemeliharaan jalan Tanjung Raya – Swarna Dwipa, jalan Sp. Begadang – Cahaya Alam, jalan Sp. Ulak Bandung.
Kemudian peningkatan jalan Lubuk Putih – Seleman, jalan dalam kawasan Obyek Wisata Air Terjun Curup Tenang dan jalan menuju Kantor Camat Panang Enim. Selanjutnya penataan ibukota Muara Enim, baik itu taman, gerbang batas kota di Kepur, Karang Raja dan Terminal Regional, termasuk rehabilitasi Lapangan Merdeka, Bundaran Air Mancur, Taman Adipura.
Selain itu diajukan pula pembangunan saluran pembuangan air limbah (SPAL) dan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) di Kecamatan Belida Darat, Rambang Niru, Gunung Megang dan Tanjung Agung, pembangunan jaringan listrik di Desa Lebak Budi, Danau Gerak, Pelakat dan Muaradua. Tak ketinggalan rehabilitasi Stadion Teluk Lubuk dan pembangunan fasilitas penunjang obyek wisata.







