Polisi mengevakuasi jenazah Danar Kuswanto yang diduga tewas tertabrak kereta api penumpang jurusan Lubuk Linggau-Kertapati.
PALUGADANEWS.com, LAHAT – Jenazah seorang pria ditemukan di jalur kereta api di Kampung 4, Desa Muara Lawai, Jumat (12/3/2020) sekitar pukul 14.00 Wib. Korban belakangan diketahui bernama Danar Kuswanto (27) tersebut diduga tewas tertabrak kereta api jurusan Lubuk Linggau -Kertapati.
Kapolres Lahat AKBP SIK didampingi oleh Kasubbag Humas Iptu Hidayat melalui Hubmed Iptu Lispono menyampaikan, korban merupakan mahasiswa, warga Desa Cempaka Wangi , Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.
Baca Juga:
- Jalin Kerjasama Dengan Dinas TPHP Muara Enim, BSB Salurkan KUR untuk Petani
- Pemkab Muara Enim Ajukan 31 Program Pembangunan untuk Dibiayai Pemprov Sumsel
- Hingga Juni 2021 Tarif Listrik Non Subsidi Tidak Naik
“Korban meninggal dunia dengan kondisi anggota tubuh yang sudah terpisah-pisah,” ungkap Lispono.
Menurut Lispono, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Kadus Kampung 4, Desa Muara Lawai, bernama Hidayatullah. Namun, saksi tidak melihat langsung kejadian tersebut.
“Awalnya sekitar jam 13.20 WIB, Hidayatullah hendak kembali bekerja di jalur double track di Desa Muara Lawai. Pada saat saksi tiba di tempat bekerja dan belum ada orang sama sekali disana, tiba – tiba saksi mendapati seorang mayat laki – laki yang tidak diketahui identitasnya diduga ditabrak kereta api penumpang jurusan Lubuk Linggau menuju Kertapati,” bebernya.
Selanjutnya saksi menelpon kepala desa untuk memberitahu kejadian tersebut. Sekitar pukul 14.00 WIB Kepala Desa Muara Lawai menelpon petugas piket SPKT ll Polsek Merapi Barat dan memberitahu kejadian tersebut.
Selain itu, kata dia, polisi juga mendapat informasi dari Kepala Desa Cempaka Wangi Tyo, bahwa korban merupakan warga desanya.
“Menurut keterangan Kepala Desa Cempaka Wangi, korban mengalami keterbelakangan mental dan tinggal sendirian di Desa Cempaka wangi. Sementara keluarga korban berada di Pulau Jawa,” ucap dia.







