Warga membuat penahan sementara agar rumah mereka tidak ambruk akibat abrasi Sungai Enim.
PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM – Beberapa rumah di Dusun IV, Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, terancam longsor akibat tebing di sepanjang Sungai Enim tergerus oleh luapan air. Warga berharap Pemkab Muara Enim membantu mengatasinya.
Kepala Desa Darmo Ilwan Utama mengungkapkan, kondisi rumah warga seperti itu sudah hampir berjalan kurun waktu 2 tahun terakhir.
Baca Juga:
- Tradisi Sedekah Dusun Selou Padi, Bentuk Syukur Pada Sang Pencipta
- Wartawan dan Guru di Muara Enim Mulai di Vaksin Covid-19
- PTBA Salurkan Dana Program Kemitraan Tahap ke-2
- Demokrat Keluarkan Maklumat, Gunakan Indentitas Partai Tanpa Izin Bisa Didenda Rp2 Miliar
- Diduga Stroke, Pengendara Mobil Dinas DPMD Muara Enim Hantam Mobil, Motor dan Ruko
Menurut dia, pihaknya sudah melakukan usulan di Musrenbangdes dan Musrenbang kecamatan. Namun, hingga saat ini, bantuan pembangunan beronjong belum juga direalisasikan oleh pihak terkait.
“Sudah sering diajukan ke kegiatan bangdes dan musrenbang mulai dari tingkat desa hingga kecamatan. Namun sampai saat ini belum ada tindakan. Besar harapan kita bisa segera di bangun beronjong di lokasi ini,” ungkapnya, Jumat (26/03/2021) kepada wartawan.
Dikatakannya, pembangunan beronjong untuk menahan tanah ini diperkirakan sepanjangan kurang lebih 100 meter. Diharapkan untuk segera di realisasikan pembangunan beronjong di pinggiran tanah yang telah longsor tergerus Sungai Enim.
“Sampai saat ini sudah mengancam 3 rumah dan hal ini sangat urgen, dan 2 rumah lagi yang menunggu akan tergerus longsor dari sungai Enim. Jadi, ada sekitar 5 rumah yang terancam,” bebernya.
Sementara itu, pihak pemerintah dan warga berupaya melakukan penananaman di lokasi, agar menahan tanah yang terus digerus Sungai Enim.
Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Liono Basuki telah menerima laporan tersebut dan usulan dari warga sudah diteruskan ke dinas terkait.
“Ya sudah kita terima berkas usulannya, dan sudah saya serahkan ke dinas terkait,” pungkasnya.







