Satpol PP Jaring 18 Orang dalam Razia Tempat Hiburan Malam di Muara Enim

Warga yang terjaring operasi penertiban Satpol PP Kabupaten Muara Enim.

PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM – Satpol PP Kabupaten Muara Enim menjaring 18 orang orang dalam razia penertiban yang dilakukan di tempat hiburan malam, Jumat (2/10/2020).

Kepala Satuan Satpol PP Kabupaten Muara Enim Musadeq menjelaskan dari 18 orang yang terjaring razia merupakan pemadu tempat hiburan malam terdiri dari 17 orang perempuan dan 1 orang laki-laki.

Baca Juga:

“Mereka diamamkan karena tidak bisa menunjukan identitas dirinya. Sesuai dengan Perda Nomor 5 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan adminstrasi kependudukan bahwa kartu identitas diri atau KTP harus dibawa dimana saja sebagai tanda pengenal,” ujar dia ketika dikonfirmasi Palugadanews.com melalui sambungan telepon, Sabtu (3/10/2020).

Selain itu, tim yang terdiri dari POM, TNI, Polri dan Satpol PP ini juga menyisir warung remang-reman dan panti pijat yang ada di Kecamatan Gelumbang.

“Di tempat tersebut kita mengamakan minum keras jenis tuak. Ini melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2005 tentang larangan pengawasan dan penertiban terhadap peredaran serta penjualan minuman berakohol,” ujar dia.

Dalam razia tersebut. tim juga memberikan himbauan penerapan protokol kesehatan Covid-19 terhadap masyarakat sekitar.

“Kita juga menghimbau para pengunjung tempat hiburan malam serta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan,” urainya.

Sementara itu, terkait 18 orang yang terjaring razia tersebut, pihaknya telah melakukan pembinaan.

“Terhadap 18 orang tersebut langsung kami lakukan pembinaan dan mereka membuat surat pernyataan akan tidak mengulangi perbuatannya serta melengkapi administrasi yang belum mereka miliki di wilayah Kabupaten Muara Enim,” ucapnya.