Banding Ditolak, Ahmad Yani Ajukan Kasasi

Ilustrasi (Foto: Ist)

PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM – Pengadilan Tinggi (PT) Palembang menolak permohonan banding Bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani, terdakwa kasus suap 16 paket proyek di Dinas PUPR Muara Enim.

Penasihat hukum Ahmad Yani, Maqdir Ismail, saat ini pihaknya sudah mengajukan kasasi di Mahkamah Agung (MA).

Baca Juga:

Menurut Maqdir, upaya kasasi yang dilakukan bukan untuk mempertahankan kekuasaannya sebagai bupati, melainkan guna mencari keadilan atas perkara yang dihadapi.

“Hal mana dibuktikan dengan pengunduran dirinya sebagai Bupati Kabupaten Muara Enim yang bersamaan dengan pengajuan permohonan kasasinya, Senin 10 Agustus 2020,” ungkap dia, Jumat (14/8/2020).

Walau Penuntut Umum KPK tidak mengajukan permohonan kasasi, hal tersebut tidak menyurutkan niat kliennya melakukan upaya hukum kasasi.

Sebab, kata dia, putusan tingkat banding yang menguatkan putusan tingkat pertama antara lain telah mengandung kesalahan dalam penerapan hukum atau tidak menerapkan hukum sebagaimana mestinya.

“Harapan kami semoga majelis hakim agung pada tingkat kasasi dapat membatalkan putusan tingkat banding yang menguatkan putusan tingkat pertama, sehingga klien kami dapat segera dibebaskan dari segala dakwaan terhadap dirinya,” harap dia.

Sebagaimana diketahui, Ahmad Yani divonis 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan. Majelis hakim Pengadilan Tipikor menyatakan Yani terbukti bersalah dalam kasus dugaan korupsi 16 proyek perbaikan jalan di Dinas PUPR Muara Enim.